Laman

Sabtu, 26 Oktober 2013

Vacation : Thailand

Guys sebentar lagi saya akan mereviuw perjalanan saya 10 hari di Thailand.. Siap-siap untuk yang mau liburan kesana .Terutama para backpacker. FYI, gue berencana mau backpacker ria kembali menyusuri negara Thailand yang menurut gue surganya belanja,makanan yang luar biasa dan tentunya murah-murah banget.




Mampir ke blog ane ya gan untuk mengupdate hasil tulisan tentang perjalanan ke Thailandnya. Karena tulisan saya masih belum kelar. jadi belum bisa saya posting. mungkin 2 minggu lagi

Kamis, 24 Oktober 2013

TORTOR " CULTURE OF INDONESIA "



                                                         Photo's by : Arifin Al Alamudi

 Bangga rasanya melihat photo dengan tema budaya batak menjadi salah satu pemenang di Dji Sam Soe Potret Mahakarya Indonesia. Apresiasi yang dalam dari saya pribadi haturkan kepada mas Arifin memilih subject adat batak ini sebagai bahan yang anda perlombakan. Tidak dapat dipungkiri, pemuda kalangan sekarang lebih mementingkan ego modernisasi tanpa sedikitpun combine culture Indonesia. Sangat disayangkan sekali, ketika dunia takjub dengan keberanekaragaman culture yang kita milik,namun disisi lain kita sebagai " pemilik " kurang memperhatikan culture yang leluhur wariskan kepada kita. 

Kita sebagai pemuda Indonesia harus menjaga dan melestarikan budaya yang kita miliki. Dengan teknologi yang lengkap, kita diberikan kemudahan mengakses culture supaya dengan kreativitas yang kita miliki dapat menkemas budaya kita terlihat modern tanpa mengubah unsur alami dan makna budaya kita. Sebagai anak batak, ketika saya pergi kenegeri orang  pasti membawa sebuah "ULOS"(kain yang disakralkan oleh adat batak) dari Indonesia untuk saya perkenalkan kepada mereka. Bukan untuk pemerintah, bukan untuk lembaga , melainkan untuk melestarikan budaya batak yang menjaga dan membentuk karakter saya seperti ini. Tujuan lainnya adalah menghidupkan kembali budaya dan perekonomian kampung batak di daerah Toba.

Tortor merupakan tarian khas orang batak ketika mereka mengadakan sebuah pesta sebagai rasa mengucap syukur kepada yang maha kuasa. Kemudian tarian ini dikembangkan menjadi beberapa jenis : seperti tortor sigale-gale, tortor Sihutur sasak, dan lain sebagainya. Mereka pun dengan lincah memperlihatkan kepiawaian mereka dalam "MANORTOR" di dalam suatu acara orang batak. Ini penampakan sekilas ketika abang saya menari tortor di adat pernikahannya.



Ini budaya yang harus kita lestarikan dari leluhur kita. Kita buang egoisme dan ketidakpedulian kita, belajar dari masa kehilangan budaya yang pernah kita rasakan akibat klaim dari negara tetangga tentang "TORTOR" adalah tarian mereka. Ketika sesuatu yang benda milik kita yang tidak kita rawat diambil orang, barulah disitu kita bereaksi. Sebelum telat mari pemuda Indonesia merawat dan melestarikan budaya negeri ini.

Kamis, 10 Oktober 2013

KERINGAT MAMA DALAM SETIAP KEBERHASILAN SAYA

#LombaBlogNUB


Saya dilahirkan dipelosok Sumatera Utara tepatnya di Balige Toba Samosir. Saya anak ketiga dari 5 bersaudara. Saya tumbuh ditengah-tengah keluarga yang memberikan perhatian dan kasih sayang penuh. Sejak kecil saya diasuh oleh mama saya tanpa seorang jasa babysitter. Jadi pertumbuhan saya sepenuhnya dipegang oleh mama. Hal-hal kecil yang sangat membekas dihati saya ketika semasa TK disiapkan bekal dan diantar setiap hari kesekolah,kemudian sebelum berangkat selalu diingatkan untuk berdoa .

Bukan hanya pendidikan, perhatian beliau pun tak luput dari bakat yang saya miliki. Beliau mengajarkan saya bernyanyi sejak kecil  dan juga memberikan bekal untuk memiliki mental yang tangguh agar tidak menjadi anak yang pemalu. Beliau juga selalu menyuruh saya menyanyi didepan teman-teman arisannya, dan dari situ sangat banyak sekali pelajaran yang saya dapat ketika saya bertumbuh dewasa. Dimana saya tidak kikuk didepan audiance saat jadi MC / pembicara dan memiliki kepercayaan diri yang optimis. Keberhasilan mama untuk mendidik saya mulai terlihat saat SMA(kata mama). Kata beliau rangking kelas di SD-SMP itu biasa saja, frans harus bisa buktikan kalau frans bisa masuk SMA favorit di Toba ini yaitu SMA N 2 Balige. Saya ingin membuktikan kepada mama bahwa saya bisa mencapai itu. Dan saya dinyatakan diterima Di sekolah tersebut setelah melalui tahap ujian tertulis, wawancara dan psikotes. Dari SMA ini banyak prestasi yang saya ukir dari bidang bakat. Saya dinobatkan menjadi Solois Putra untuk PESPARAWI dan menjadi finalis Toba Idol. Sama juga dengan bidang pendidikan saya, saya diterima di Universita Sbelas Maret (UNS) Solo melalui jalur PMDK pada saat itu.

Awalnya mama tidak mengijinkan saya untuk kuliah disana, karena beliau tidak ingin terpisah jauh dari saya. Beliau menyarankan untuk di Universitas Sumatera Utara (USU) saja. Tapi dengan keoptimisan yang saya miliki, saya berhasil meyakinkan beliau. Ini sedikit gambaran perpisahan dengan keluarga di pantai.


Sebelum saya berangkat dari Medan,mama memberikan satu buku dan "ULOS" yang sampai sekarang kemanapun saya pergi saya selalu bawa barang ini. kerinduan saya untuk mama cukup bisa menggantikan kehadiran buku dan ulos ini disamping saya.


Dengan bekal yang saya dapat semenjak ditoba dari orangtua dan lingkungan sekitar, saya tekadkan untuk merantau kesolo. Daerah yang sama sekali tidak saya kenal dan asing buat saya, dari culture nya,orang-orangnya dan cara mereka untuk bersosialisasi sangat berbeda sekali dengan daerah asal saya, Keramahtamahan penduduk lokal membuat saya betah di Solo. Mama selalu memantau saya disini lewat telepon maupun skype. Perhatian-perhatian kecil seperti menanyakan apakah sudah makan sekalipun tidak akan luput dari pertanyaan beliau. Buat saya pribadi mama itu sudah seperti pacar yang mendampingi terus walaupun terpisah jarak. Inilah support yang sangat saya butuhkan dari keluarga, senantiasa ada disaat saya terjatuh, dan menampung curahan hati saya ketika banyak beban dan masalah diperkuliahan. 

Kemudian saya kembali berpikir,ketika saya berangkat dari Medan saya sudah mempunyai tekad yang bulat yaitu sukses dan membawa kabar baik dari Solo untuk keluarga. Dari bekal yang saya miliki, saya mulai bisa survive dan berkembang dikota Solo ini. Terbukti dengan saya bisa berangkat ke Thailand untuk mengikuti kompetisi internasional perwakilan dari kampus dan Indonesia (2011).


 

Ini salah satu pengalaman yang sangat luar biasa yang saya dapat selama kuliah di Solo. Saya mewakili Universitas maupun Indonesia untuk bersaing di GrandPrix 4th Pattaya Thailand. Ketika mendengar kabar ini, mama menitikkan air mata untuk keberhasilan ini, mendengar anaknya dapat berangkat ke luar negeri dengan biaya pemerintah dan Kampus. Saya selalu berjanji untuk mama agar dapat membahagiakan keluarga dan mengangkat derajat keluarga. Walaupun lelah, banyak tantangan yang harus saya hadapin didepan dan cacimakian dari sekitar yang menurut saya itu sebuah gambaran keirian. Tapi saya selalu ingat "TEKAD SAYA SUDAH BULAT" yaitu "SUKSES". Ada mama dan doa beliau disetiap langkah saya.

Tidak berhenti sampai diposisi ini, di tahun 2012 saya dan tim diundang ke 5 Universitas sekaligus di France untuk menjalin kerjasama antar kampus dan memperkenalkan budaya Indonesia.

I

Hari pertama di France, setibanya dibandara saya langsung mencari hotspot untuk menberikan kabar ke Indonesia lewat skype. Airmata yang saya teteskan pertama sekali di negeri eiffel ini ketika mendengar mama menangis terharu dan berkata "mama bangga sekali dengan hasil yang kamu capai bang, jaga kesehatan dan jangan terlalu merepotkan tim disana ya. Mama selalu berdoa untuk kesuksesan acara kamu disana." Mendengar ucapan mama, saya menangis dan menuturkan terimah kasih saya buat mama yang membesarkan saya sampai bisa dititik dengan kondisi yang sekarang. Dengan ekonomi keluarga yang berkecukupan untuk membiayai 4 anaknya yang sekolah. Dan lagi-lagi semua biaya pemberangkatan ke France ditanggung oleh pemerintah France dan Universitas. Ini sedikit gambaran kegiatan saya disana.
(diantaranya sedikit cuplikan kunjungan di La rouchelle dan Bordeaux 






Dan tentunya ditempat yang semua orang mimpikan. Ditapak kaki Menara Eiffel


Semua ini saya persembahkan untuk mama yang senantias berada disamping saya. Untuk lelah, keringat, airmata dan semua pengorbanan yang mama lakukan terhadap saya. Mungkin ini semua belum bisa saya bayar dengan kesuksesan yang selayaknya anak berikan bagi seorang mama. Tapi saya akan selalu berjuang dan bertahan untuk mencapai semua itu. Kalimat ini selalu saya katakan kepada mama. "Bagi abang, membahagiakan mama cita-cita terbesar saya". 


*ULOS adalah kain tenunan yang dianggap sakral bagi seluruh orang batak. Ulos ini selalu dipakai disetiap adat yang diselenggarakan oleh adat batak.


 Terimakasih saya haturkan kepada SARIHUSADA yang menyelenggarakan lomba ini. Mungkin kalau tidak ada sarana seperti ini, saya tidak akan menulis dan membagikan pengalaman yang luar biasa yang saya dapatkan dari lingkungan saya, termaksud mama yang senantiasa memberikan kasih sayang tulusnya kepada saya.

Selasa, 08 Oktober 2013

The birthday gift from ma college friend

Sebuah syair yang dikirim kepada saya tentang MERANTAU.
Ini merupakan syair dari Imam Syafi'i, seorang pujangga dan imam madzhab dalam keilmuan Islam,sebagaimana berikut.

Orang berilmu dan beradab tidak akan diam dikampung halaman
Tinggalkan negerimu dan merantaulah kenegeri orang
Merantaulah, kamu akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan
Berlelah-lelahlah , manisnya hidup terasa setelah berjuang
Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan
Jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, kan keruh menggenang
Singa jika tak tinggalkan sarang tak akan dapat mangsa
Anak panah jika tak tinggalkan busur tak akan kena sasaran
Jika matahari diorbitnya tidak bergerak dan terus diam
Tentu manusia bosa padanya dan enggan memandang
Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang
Kayu gaharu tak ubahnya kayu biasa jika di dalam hutan.


Ini merupakan sajak dari abang saya diMedan yang dituliskan buat saya untuk bekal merantau dan berjuang menggapai kemuliaan dan mendapatkan emas kehidupan. Sajak ini saya kirim kembali keteman seperjuangan saya sama-sam berangkat dari Medan. Sukses buatmu sobat dan segeralah menyusul Sarjana. Tidak ada yang perlu ditakutkan dan dikhawatirkan. 


                                                                                                               Teruntuk sobatku : Frans Siagian 

                                                                                                               wassalamualaikum wr.wb

Sabtu, 05 Oktober 2013

Lakukan Hari ini untuk "Hari Esok"

hahahay, sedikit coret-coretan dari saya tentang nasihat yg saya pegang dari orangtua nih. Dan ini membuat saya sedikit ringan untuk melangkah disetiap awal aktivitas sehari-hari. Langsung saja kita kroscek yuk.

Sering kita dihadapkan dengan  kata "HARI ESOK". sering dengar kan?
Nah untuk beberapa orang kata itu adalah hal yang paling sangat menakutkan. Wajar memang,karena setiap pribadi dari kita menginginkan hidup yang berkecukupan atau ada yang berpikiran punya mobil mewah,punya rumah, suami yang baik, istri yang baik, keluarga yang bahagia, popularitas dan hal sebagainya. Dan itu sangat wajar sekali karena semua itu merupakan elemen-elemen dari sebuah cita-cita(MIMPI).

Nah.. permasalahan sekarang adalah apakah itu hanya sekedar mimpi atau semua itu diperuntukkan kepada  mereka yang berasal dari keluarga kaya ataupun pejabat?? Stop untuk berpikiran seperti itu, dan mari kita mulai dari awal. Coba tanya kepada diri sendiri,kenapa orang tuanya kaya?kenapa hidupnya sangat sempurna sekali? nah secara tidak sadar anda sedang mengeluh... hehehehehe

Mimpi2 yang indah diatas memang dipersiapkan hanya untuk " kalangan tertentu saja ". yaitu mereka yang sudah siap dan memiliki mental untuk sukses, dia yang  siap untuk terjatuh dan kemudian bangkit lagi dan juga dia yang siap untuk menerima hasil yang maksimal dan bagaimana dia memakainya. Dan buat saya pribadi, kata terpuruk itu sangat jauh sekali saya buang dari sekeliling saya, karena itu akan sangat menyita waktu sekali, memakan kreativitas otak kita, membuat penampilan kita yang muda dan segar jadi kelihatan tua dan lesu. Akan sangat merugikan kita bukan?jadi buang semua kata-kata negatif dari pikiran dan lingkungan anda.

Nah, sampai disini Saya rasa kita punya permasalahan baru lagi..hahahha kata "SUKSES" yang membuat beberapa orang putus asa untuk mencapainya. Sesungguhnya hidup ini adalah sebuah misteri, permainan kata dan peluang. Untuk sebuah keinginan berjuang hanya memiliki 2 peluang kemungkinan,yaitu gagal dan sukses. Ketika kita gagal, kita juga punya 2 peluang kemungkinanan juga, yaitu terpuruk dalam kegagalan dan bangkita dari kegagalan tersebut. Sama hal nya dengan ketika kita sukses, kita dihadapkan dengan 2 peluang kemungkinan, yaitu mempertahankan kesuksesan itu atau meraih kesuksesan yang lebih lagi. Akan sangat banyak tawaran yang menggairahkan ketika kita berhasil dilevel tersebut, tapi seperti yang saya bilang diatas tadi "bagaimana kita memaknai dan mengelolahnya"  inilah yang disebut dengan mereka yang siap untuk sukses. Kenikakmatan dan penderitaan hanya sementara. Jangan terhanyut oleh kenikmatan sementara dan jangan menyerah karena penderitaan sementara.


Kamu ingin suksesmu yang seperti apa? ini sedikit petunjuk dari saya

Perlu kita ketahui semua bahwa ada pepatah mengatakan "  HUKUM TABUR TUAI" artinya apa yang akan kita lakukan hari ini akan memiliki korelasi di hari esok. Jadi lakukanlah hari ini dengan maksimal dan jauhkan kegiatan2 yg melanggar Hukum dan Agama dan bersiaplah untuk menuainya dihari esok.


  • Taburlah kebaikan hari ini dan tuailah hasilnya di "HARI ESOK". Lakukan semua kegitan dengan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
  • Buka wawasan kita dengan membaca, baik dari koran, buku, majalah, karena semakin banyak kita membaca maka akan semakin luas wawasan yang kita miliki dan ini salah satu jendela untuk kita sukses.
Nah, sekian sharing yang ala kadarnya dari saya. Mudah-mudahan dapat bermamfaat buat anda semuanya. follow account twitter saya di @frans_richard  https://twitter.com/frans_richard